Rabu, 15 Juni 2016

Penantian Berakhir



Aku tidak percaya bahwa aku akan menikah juga. Padahal, usiaku telah diatas 40 tahun. Tak seorang pun berani mendekatin diriku. Padahal, aku berharap bahwa aku bisa memakai pakaian putih dan berjalan dengan bahagia menyambut kehidupan baruku. Dikala, aku putus asa dan menyerah untuk mengejar mimpi.


Dalam perjalanan pelarianku seorang diri, berjalan bersama kapal yang melaju pelan. Aku berharap lambatnya kapal mencapai tujuan terakhir. Sehingga, aku bisa memiliki rencana dalam kehidupanku. Tetapi, dalam kapal yang berlayar itu, aku malah menemukan sosok pria yang berani mengucapkan cinta.

Akhirnya, penantianku berakhir. Kala, aku tak mengharapkannya lagi. Kini, aku bersanding dan berjalan dengan sangat bahagia. Sebab, diseberang sana, telah menungguku dan akan menyambut tanganku. Waktu penantian yang panjang, hinaan dan cemo’oh. Lantaran aku masih melajang. Kini, tak kan lagi kudengar. Gosip buruk tentang kehidupanku di masa depan.

Walaupun, jodoh datang terlambat. Namun, aku tahu pasti. Penantian ini tak akan sia-sia. Sebab, kesetiaanku menanti belahan jiwaku, akhirnya berakhir. Dia tersenyum dan bahagia, karena dia juga menanti jodoh yang tepat untuknya. Sehingga, ia melajang dan berusia diatasku dua tahun lebih tua.
#Cermin masih topik di bulan Juni tentang wedding, rupanya susah juga membuat 29 topik mengenai wedding baik happy ending maupun broken hurt. Sungguh sesuatu yang berat.

0 comments:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger